Selamat! Fadeli Kembali Raih Penghargaan K3

27 Mei 2015

Lagi, Bupati Lamongan, H Fadeli kembali memperoleh penghargaan sebagai pembina terbaik dalam Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3). Penghargaan tingkat Jawa Timur itu diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim, Soekarwo Negara Grahadi Surabaya, Rabu (22/4) lalu.

Fadeli berhasil mewujudkan komitmennya untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan di berbagai perusahaan di Lamongan. Dirinya mampu membina dan memberikan perhatian penuh terhadap K3 para pekerja.

Penghargaan bergengsi itu berhasil diraih Fadeli karena adanya kerja sama yang harmonis antara pemerintah daerah dan perusahaan penyedia tenaga kerja.

Seperti dikutip surabayapagi.com, Fadeli mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan di Lamongan yang telah konsisten dan peduli dengan keselamatan dan kesehatan kerja.

Kabag Humas dan Infokom, Sugeng Widodo juga menambahkan bahwa penghargaan Pembina K3 itu sebagai wujud nyata upaya perlindungan tenaga kerja di Lamongan.

Hal ini terbukti dari peningkatan perusahaan dengan zero accident. Di tahun 2012, terdapat 10 perusahaan yang dinyatakan zero accident. Tahun 2013 mengalami kenaikan ke angka 14 perusahaan dan tahun 2014, terdapat 21 perusahaan penerima penghargaan zero accident.

Sampai akhir tahun 2014, tercatat sebanyak 619 perusahaan besar dan kecil di Lamongan dengan jumlah tenaga kerja mencapai 13.414 orang. Sebanyak 21 perusahaan berskala besar, 20 berskala sedang, 37 berskala menengah dan 541 unit lainnya berskala kecil.

Penghargaan yang sama juga diberikan kepada sembilan kepala daerah lainnya, di antaranya Bupati Pasuruan, Bupati Gresik, Bupati Lamongan, Bupati Blitar, Bupati Sumenep, Bupati Tuban, Bupati Mojokerto, Bupati Lumajang, serta Bupati Surabaya, Tri Rismaharini.

Pelaksanaan K3 dan sistem manajemen K3 di perusahaan tidak dapat diabaikan dan menjadi salah satu kewajiban yang harus dipenuhi perusahaan. Sementara, zero accident merupakan salah satu faktor utama penentu kualitas perusahaan secara global.




Baca juga
1 Maret 2016
Di Negara Ini, Anak Diajarkan "Rasa Malu" Jika Menyerobot Antrean, Bagaimana dengan Indonesia?
Bagaimana rasanya jika kita sedang mengantre tiba-tiba ada orang yang menyerobot antrean tanpa permisi atau karena alasan keadaan darurat?

9 Juli 2015
Lemas Bekerja Saat Puasa? Hindari 5 Makanan Ini Saat Sahur!
Bekerja saat puasa, tubuh membutuhkan energi lebih agar Anda tidak mudah merasa lemas atau mengantuk. Maka dari itu, Anda harus mengubah beberapa kebiasaan agar tetap produktif saat bekerja di bulan puasa. Salah satunya dengan menghindari kebiasaan mengonsumsi beberapa makanan pemicu kelelahan berlebih, di antaranya

1 Juni 2015
Berhenti Bekerja Jika Tidak Mau Terserang Penyakit Ini!
Segera berhenti bekerja atau Anda jadi korban selanjutnya! Saat ini, kasus pekerja yang menderita alergi akibat lingkungan kerja terus meningkat. Secara global, asma menjadi reaksi alergi terbanyak di lingkungan pekerja.

26 Mei 2015
Kecelakaan Kerja Hulu Migas di Indonesia Masih Tinggi, Kenapa?
Angka kecelakaan kerja pada kegiatan hulu migas di sepanjang 2014 mencapai 159 kejadian. Di tahun sebelumnya, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat angka kecelakaan kerja mencapai 183.

25 Mei 2015
Bekerja Sambil Berdiri, Ini Dia Risikonya!
Beberapa pekerjaan, seperti pekerja pabrik atau teknisi mengharuskan seseorang berdiri hingga berjam-jam. Kondisi ini ternyata bisa menimbulkan beberapa efek terhadap kesehatan.

Pembayaran

  • BCA
  • No. Rek 777 – 0876553
    An. PT SAFETY SIGN INDONESIA

Tentang Kami

PT Safety Sign Indonesia

  • Phone : 022-8606-5300 | 022-601-0505

© 2016 Safety Sign Indonesia